Rabu, 13 Juni 2012

Tanya Jawab Kesehatan Anak I


Narasumber : Dr. Rifan Fauzie, Sp.A.
RSAB Harapan Kita, Jakarta

Dokter, putra saya (11 bulan) berat badannya 7 kg. Menurut saya terbilang kurus, padahal makannya banyak sehari 3 kali dan minum susunya kuat. Dia juga selalu menghabiskan camilan yang saya berikan. Kenapa anak saya tidak bisa gemuk ya dok?

     Berdasarkan usinya, berat badan ideal si kecil seharusnya berada di antara 8-12,5 kg. Sayang sekali ibu tidak mencantumkan tinggi badannya saat ini mengingat berat badan anak proposional adalah yang sesuai dengan tinggi badannya.
     Apabila secara penampilan fisiknya tampak kurus berarti memang saat ini berat badannya masih di bawah normal. Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi agar dapat dievaluasi apakah asupan makan setiap hari sudah sesuai dengan kebutuhannya saat ini. Sebab, kenaikan berat badan si kecil ditentukan oleh beberapa faktor, seperti asupan nutrisi yang optimal, kondisi yang mempengaruhinya seperti penyakit, daya tahan tubuhnya (status imunisasi), dan sebagainya.

Tanya Jawab Psikologi Anak I


Narasumber : Dra. Mayke S. Tedjasaputra, MSI.
Play Therapist dan Psikolog

ANAK MUDAH REWEL

Anak saya Rafif (1,7 tahun) mudah sekali rewel. Kalau sudah menangis lama sekali. Dibujuk-bujuk tidak mempan, apalagi sejak tahu saya hamil. Saya bilang kalau sebentar lagi bakal punya adek. Apakah dia sudah bisa tahu soal kecemburuan? Soalnya, rewelnya tambah sering. Apakah ada kaitannya dengan kehamilan saya? Bagaimana solusinya?

     Cukup banyak orangtua yang menyatakan bahwa anaknya menjadi lebih perasa/rewel sejak ibunya hamil lagi. Sangat besar kemungkinannya Rafif dan anak-anak lainnya merasakan bahwa sejak hamil, sikap dan perilaku ibunya berubah, karena itu mereka menjadi mudah rewel.
     Kalau ibu tidak berhasil membujuk Rafif ketika menangis, lebih baik tidak usah dibujuk. Biarkan dulu dia menangis sampai puas, setelah itu barulah dekati dia dan ajak melakukan kegiatan yang paling dia sukai sehingga rasa kecewa dan sedihnya akan teratasi. Jangan lupa menyatakan bahwa ibunya tahu Rafif sedang kecewa dan ingin marah, karena itu menangis keras. Katakan juga Ibu mau membantu membuatnya kembali bergembira dan bersemangat lagi.
     Saya masih meragukan, kerewelannya bersumber dari persepsi anak bahwa perilaku dan semangat ibunya ketika mengajak dia bermain tidak seperti biasanya, ataukah karena cemburu. Yang jelas, Rafif perlu waktu menyesuaikan diri dengan perubahan keadaan ibunyam semoga dia lebih siap menerima kondisi tubuh ibunya tidak seperti dulu lagi. Saya berharap ayahnya lebih banyak mengambil peranan dalam pengasuhan Rafif. Agar anak tidak merasa kesepian dan tak diacuhkan. Semoga ibu bisa mengatasi kerewelan Rafif dan merawat janin dengan sebaik-baiknya.

Tanya Jawab Kebidanan & Kandungan

Narasumber : Dr. Judi Januadi Endjun, Sp.OG
Subbagian Fetomaternal Departemen Obsteri dan Ginekologi FK UPN Veteran/RSPAD Gatot Subroto

CARA MENGHITUNG MASA SUBUR

Dokter, saya (25) baru saja menikah dan ingin segera punya momongan. Dokter adalah cara praktis mengetahui masa subur? Apakah masa subur ini sama artinya dengan masa ovulasi? Mohon penjelasannya dok.

     Masa subur sama dengan masa Ovulasi, lamanya kurang dari 24 jam dan selalu terjadi 14 hari SEBELUM datannya haid yang akan datang. Kesulitan kita dalam menetukan masa subur adalah bila siklusnya tidak teratur. Bila teratur setiap 30 hari, maka perkiraan masa subur adalah 30-14 = hari ke-16 dari hari pertama haid yang terjadi pada bulan ini. Bila siklusnya 28 hari, maka jatuhnya masa subur diperkirakan hari ke-14.
     Ada beberapa cara mengetahui perkiraan masa subur, misalnya mengambir lendir vagina. Pada hari ke-10, ibu mengambil lendir vagina dengan jari ibu, kemudian lendir tersebut dibentangkan di antara jari telunjuk dan ibu jari. Jika bisa membenang lebih atau sama dengan 7 cm (tidak putus), maka perkiraan masa subur terjadi dalam 36 jam. Pemeriksaan tersebut dilakukan setiap hari gingga didapat panjang lendir vagina sampai  7 cm atau lebih.
     Cara lain dengan USG transvaginal, melalui perbandingan diameter folikel, ketebalan dan karakteristik selaput lendir rahim, dan adanya cairan bebas di rongga panggul bagian belakang. Pemeriksaan dimulai hari ke-10 haid, diulangi setiap hari atau dua hari sampai ditemukan tanda-tanda masa subur berupa folikel berdiameter > 18 mm, selaput lendir rahim dengan gambaran triple lines, dan belum ada cairan bebas di rongga panggul. Bila sudah ditemukan cairan bebas dan bentuk folikel sudah mengecil, maka masa subur telah terjadi. Selannya pada hari ke-21 periksa hormon progesteronnya untuk menentukan apakah masa subur telah terjadi atau belum dan apakah hormon ibu normal atau tidak.